Monday, July 20, 2009

IDM

Berikut adalah download manager yang paling banyak dipakai orang...
Internet Download Manager sangat ramah bagi orang yang ingin mendownload file-file dengan kecepatan dibagi menjadi 7 partisi...

Berikut adalah link nya: http://www.mediafire.com/?n0yz4mwantz

Semoga membantu teman-teman semua dan selamat men-download!

Wednesday, May 13, 2009

Gita Gutawa - Harmoni Cinta

Album - Musik

Gita Gutawa - Harmoni Cinta

Ketika pertama kali mendengar 12 lagu yg dinyanyikan Gita Gutawa dalam albumnya yg kedua yg baru saja dirilis, penulis langsung menyukai komposisi 12 lagu tersebut. Terdapat dua sisi yang berbeda yang disajikan dalam album Harmoni Cinta ini. Satu sisi menampilkan lagu-lagu pop yang menyenangkan, ringan, ditujukan bagi remaja, sedangkan di sisi lain gaya pop klasik dengan iringan orkestra. Ada satu lagu yang cukup berbeda, yaitu gabungan pop dengan iringan orkestra yang gloomy and dark dengan irama-irama layaknya di daerah pedesaan di Indonesia.

Gita Gutawa telah mengalahkan penyanyi-penyayi wanita yg lebih senior baik dalam hal komposisi vocal serta dalam hal musikalitas. Gita Gutawa telah menjadi ancaman besar bagi Agnes Monica, Rossa, Dewi Sandra dan penyanyi wanita lainnya. Bahkan Gita telah mengalahkan nama-nama tersebut dalam hal komposisi musik yang makin matang yang telah dikemas dengan sangat apik. Bagaimana tidak? Gita telah bekerja sama dengan ayahnya sendiri Erwin Gutawa (komposer musik handal) dan sejumlah musisi seperti Maia, Yovie Widianto, Melly Goeslaw dan Dewiq. Tidak lupa simponi-simponi lagu nan indah dalam album terbarunya ini Gita turut bekerja sama dengan Philharmonic Orchestra dari Praha serta Bulgarian Symphonic Orchestra yang menyajikan iringan musik klasik.

Lagu pertama disajikan Parasit yang merupakan curahan hati Gita terhadap cowok yang parasit yang sesalu memanfaatkanya. Dengan lirik yang berbau ilmiah dan iringan lagu yang pop, lagu ini dijadikan single kedua dalam album ini. Lagu kedua merupakan lagu dengan iringan simponi orkestra yang sangat indah, dengan suasana teartikal Gita mampu menyanyikan lagu super indah ini. Tidak berlebihan lagu ini memang benar-benar indah. Selanjutnya lagu ketiga Selamat Datang Cinta tetap dengan iringan orkestra yang slow nan syahdu, semua pendengar akan dihanyutkan dengan lagu ini. Lagu keempat merupakan lagu yang berkolaborasi dengan Maia berjudul Mau Tapi Malu. Lagu ini benar-benar pop yang sangat enak didengar, sesuai dengan musikalitas sekelas Maia tetapi dengan vocalitas Gita, lagu ini tak pernah bosan didengar berulang-ulang. Lagu kelima adalah Meraih Mimpi dengan iringan klasik yang menjadi soundtrack film Meraih Mimpi produksi Kalyana Shira Film, lagu ini dimaksudkan untuk menyemangati para remaja dalam upaya meraih cita-cita.

Lagu keenam merupakan lagu berbahasa Inggris yang merupakan remake Walt Disney theme park, bertajuk When You Wish Upon a Star, tentunya dengan iringan musik klasik. Lagu ketujuh Salah Jatuh Cinta merupakan lagu yang diciptakan oleh penulis lagu yang sangat populer dan selalu menjadi incaran bagi penyanyi pendatang baru (pasti Anda sudah tahu siapa dia). Lagu ini sangat pop dan sangat remaja yang memang sering terjadi oleh remaja saat ini. Remember merupakan satu-satunya lagu yang berbeda konsep dari 2 sisi yang berbeda di album ini. Lagu ini merupakan campuran bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dan menampilkan sosok yang berbeda dari Gita, benar-benar jenius. Selanjutnya ada Ayo (Come on) yang pasti sudah sedikit familiar lagu ini di telinga Anda, karena lagu ini pernah menjadi preview dari album ini tahun lalu.

Lagu berikutnya adalah Melangkah Lagi merupakan lagu dengan tema yang sama dengan Meraih Mimpi, menceritakan agar seseorang tidak pernah menyerah walaupun sudah gagal berulang kali, dengarlah lirik ini "Teruslah melangkah janganlah menyerah....". Lagu ini sangat bagus menjadi refleksi diri agar kita tidak pernah menyerah berusaha. Berikutnya Aku Cinta Dia adalah lagu kesebelas yang merupakan remake lagu yang pernah dinyanyikan (alm.) Chrisye. Lagu ini menjadi single pertama dari album ini, dan karena lagu ini penulis menjadi tertarik untuk membeli album yang telah menjadi album terfavorit tahun ini bagi penulis. Sebagai penutup, Gita membawakan lagu karyanya yang berjudul Lullaby, sebuah lagu tidur manis, yang ia persembahkan untuk adiknya. Mendengar lagu ini Anda akan tersihir seolah benar-benar dibuat mengantuk dan lagu ini merupakan lagu yang pantas menjadi lagu penutup.

Jika dilihat dari judul-judul lagu diatas, Gita benar-benar menyajikan tema yang beragam mulai dari cinta, persahabatan, impian, semangat dan harapan. Dengan tema yang beragam ini tentunya album ini dapat didengar oleh semua kalangan terutama banyak sekali kandungan-kandungan positif dari lirik-liriknya. Hal lain yang patut mendapat perhatian, dalam proses pembuatan album kedua ini Gita Gutawa benar-benar terlibat penuh, mulai dari penentuan konsep, pemilihan lagu, hingga pembuatan serta penulisan lirik lagu. Terlebih lagi pembuatan album yang memakan waktu sejak Juni 2008 hingga Maret 2009 ini dapat dikatakan telah digarap di empat benua, karena proses rekaman dilakukan di Indonesia, pengisian orkestra di Praha dan Bulgaria, sedangkan penyelesaian dilakukan di Australia dan Amerika Serikat. inilah penuturan Gita mengenai albumnya yang dikutip dari wawancara dengan Inilah.com "Aku isi suara di Indonesia. Orkestranya dibuat di Ceko dan Bulgaria, mixing di Austaralia dan mastering di Amerika."

Jadi, buat apa tunggu lama-lama, segeralah membeli karya anak bangsa yang terbaik tahun 2009 ini, yang penulis yakini merupakan karya yang tidak akan kalah oleh band-band papan atas yang selalu saja menampilkan lagu-lagu monoton. Semua lagu di dalam album ini merupakan rekomendasi karena setiap lagu istimewa dan berwarna dan penuh makna.
BRAVO Gita Gutawa!!!!

Jangan mencoba-coba untuk membeli bajakannya, cintailah produk Indonesia!!!

Sunday, May 10, 2009

OST Watchmen 2009

Album - Musik

Watchmen OST (2009)


"Album ini diperuntukkan ayah-mu atau paman-mu." Kenapa bisa begitu? Karena telinga kita akan diperdengarkan alunan lagu nan indah era 1950-an dari Billie Holiday You're My Thrill", kemudian Unforgettable dari Nat King Cole, karya2 Bob Dylan pada era 60-an. The Sound of Silence oleh Simon & Garfunkel pada th 1965. Nina Simone dengan Pirate Jenny pada tahun 1965. Selain itu ada Me and Bobby McGee yg dipopulerkan oleh Kris Kristofferson dan Fred Foster yg dinyanyikan kembali oleh Janis Joplin pada tahun 1970. I'm Your Boogey Man yg dinyanyikan oleh KC and the Sunshine Band di tahun 1977. Hallelujah yg dinnyanyikan Leonard Cohen pada tahun 1984. Serta yg dibuatkan video klipnya oleh Zack Snyder langsung Desolation Row cover lagu dari Bob Dylan yang dipopulerkan pada tahun 1965 dan dinyanyikan kembali oleh My Chemical Romance, Begitu juga dengan All Along the Watchover oleh Jimi Hendrix merupakan cover lagu Bob dylan pada tahun 1967.

Jelas sekali bahwa album ini bukan diperuntukkan untuk kaum muda sekarang, penuh dengan lagu2 klasik, bukan hanya klasik karena sudah dinyanyikan berpuluh-puluh tahun lalu ditambah juga 2 lagu Classic yg klasik. Contohnya Pruit Ego & Prophecies oleh Phillip Glass Ensemble merupakan 'ending track' dari sebuah cult film Koyaanisqasti yg bernuansa gothic dan Ride of the Valkyries oleh Budapest Symphony Orchestra yg merupakan opening act dari sebuah drama teater yg berjudul sama pada tahun 1856 oleh Bridal chorus Lohengrin.


Penulis mengira ketika melihat jajaran tracklist dari album ini, maka akan sangat membosankan mendengarkannya tetapi ternyata penulis menyukainya, hanya saja memang mungkin kurang familiar untuk didengar oleh anak muda jaman sekarang.
Rekomendasi lagu Unforgettable, The Sound of Silence (mengingatkan akan lagu2 Beatles), The times They are a Changing, I'm Your Boogey Man dan All Along the Watchover.

Berikut ini adlah tracklsitnya

1. "Desolation Row" (single album) My Chemical Romance

2. "Unforgettable" Nat King Cole

3. "The Times They Are a-Changin'" Bob Dylan

4. "The Sounds of Silence" Simon & Garfunkel

5. "Me and Bobby McGee" Janis Joplin

6. "I'm Your Boogie Man" KC and the Sunshine Band

7. "You're My Thrill" Billie Holiday

8. "Pruit Igoe" and "Prophecies" Philip Glass

9. "Hallelujah" Leonard Cohen

10. "All Along the Watchtower" The Jimi Hendrix Experience

11. "Ride of the Valkyries" Budapest Symphony Orchestra

12. "Pirate Jenny" Nina Simone
.

Bagi yang tertarik untuk menikmati lagu2 dari album ini silahkan mengunduh di link ini: http://www.mediafire.com/?dgim2mmzmvn


Jangan lupa untuk membeli CD asli (original) apabila menyukainya.
Terima kasih

next Album - Musik: Gita Gutawa - Harmony Cinta

Saturday, May 9, 2009

U2 - No Line on the Horizon

Album - Musik
U2 - No Line on the HorizonUsai sudah penantian panjang itu! -Salah satu teman penulis yang merupakan penggemar berat U2 mengatakan itu ketika mendengarkan single U2 terbaru "Get on Your Boots"-

Lima tahun setelah release How to Dismantle an Atomic Bomb (2004), per 2 Maret 2009 yang lalu (27 February 2009 dirilis di Irlandia, Belanda, Jerman dan Australia) U2 secara resmi mengeluarkan No Line on The Horizon sebagai album studio yang ke-12. "Akhir dari penantian panjang ini bukan hanya oase, bukan sebuah basa-basi. Album ini adalah sebuah album yang "benar-benar" sebenarnya," (dikatakan oleh penggemar berat U2).

Lagu dibuka dengan No Line on the Horizon yang memang cocok sekali untuk dijadikan lagu pembuka tidak ada intimidasi lirik, lagunya pun tidak berlebihan. Lagu ini mengingatkan penulis seakan-akan menghadiri sebuah pertunjukan hebat dan inilah genderang-nya yang meminta perhatian penonton bahwa acara akan segera dimulai. Magnificent seperti lagunya merupakan karya yg besar di dalam album ini, mengingatkan akan karya Bono dkk pada era 80-an, terdapat track2 tepuk tangan yg berirama, seakan-akan menandakan inilah lagu pembukanya. Moment of Surrender merupakan lagu panjang durasinya dengan irama iringan gospel yg baik. Kemudian Unknown Caller juga menampilkan iringan gospel ditambah petikan gitar yg panjang the Edge kelam dan reffrain yg tidak berkualitas layaknya NewSpeak imperative yg kurang powerful, hebatnya tidak menyangka ketika mendengar lagu ini sudah enam menit berlalu.

I'll Go Crazy if I Don't Go crazy Tonight merupakan favorit penulis. Lagu ini benar-benar 'ear catchy' minimalis dalam instrumen bernuansa pop yg flamboyan tapi cerdas – “Listen for me/I’ll be shouting/Shouting to the darkness”. Kemudian telinga dituntut agar diikutsertakan dalam kebisingan pada “Get on Your Boots” yang bernuansa glam: “Let me in the sound!... Meet me in the sound!” merupakan lagu yg membuat penulis berpikir, "Ok akan saya dengarkan album mereka." karena takut dikecewakan layaknya 2 album U2 sebelumnya. Dalam Stand Up Comedy yg merupakan rock glam layaknya Get on Your Boots tetapi dg lirik yg berat terdapat kata2 yg diambil dari salah satu kitab suci (alkitab tepatnya) -mengutip kata2 dari Roy yg mengatakan "ada lirik2 dari alkitab loh Nu"- seperti "God is love, And love is evolution's very best day". Kemudian telinga dijejali dengan Fez – Being Born adalah lagu yang paling tidak lazim di album ini (sebuah prestasi tersendiri), dengan lirik sangat yg minim tetapi dengan instrumen yg kaya.

White as Snow merupakan lagu terburuk di album ini, kelam, kacau, lirik yg datar, layaknya diciptakan oleh seorang pemabuk yg sedang pusing kepalanya. Breathe merupakan lagu tercerdas dan lagu favorit penulis kedua, is rocking, joyful track that You can imagine live being a true U2 moment. Penulis benar2-benar menikmati lagu ini begitu juga liriknya deskripsi penuh rasa syukur tentang bagaimana rasanya berada dalam sebuah band rock & roll yang hebat, khususnya yang ini. Bono sadar bahwa dia dilahirkan dengan sebuah suara. Dia juga sadar bahwa tanpa Mullen, Clayton dan The Edge, dia hanyalah sebuah mulut besar. Cedars of Lebanon layaknya lagu yg diciptakan seorang jurnalis yg kehilangan arah, vocal Bono yg seperti berbicara bukan berdendang, dengan nuansa musik yg gelap, sama sekali tidak tahu "juntrungannya". Benar-benar kehilangan arah.

Lima tahun menunggu sebelas lagu yg menampilkan karya terbaik dan juga terburuk U2, membuat penulis menyimpulkan bahwa album ini sedikit mengecewakan karena liriknya sangat mengintimidasi, kacau, menggangu dan penuh ambigu (kecuali untuk Breathe, Get on Your Boots dan I'll Go Crazy if I Don't Go crazy Tonight). Tetapi walaupun begitu dalam hal musik yg kaya akan instrumen memang patut diacungi 2 jempol.

Berikut ini adalah tracklist dari album U2 - No Line on the Horizon:
01 No Line on the Horizon
02 Magnificent (rekomendasi penulis -single kedua dari album ini-)
03 Moment of Surrender
04 Unknown Caller
05 I'll Go Crazy If I Don't Go Crazy Tonight (rekomendasi penulis, favorit penulis)
06 Get on Your Boots (rekomendasi penulis -single pertama dari album ini-)
07 Stand Up Comedy (rekomendasi penulis)
08 Fez ? Being Born
09 White as Snow
10 Breathe (rekomendasi penulis, favorit penulis)
11 Cedars of Lebanon

Bagi penggemar U2, tentu saja tidak boleh melewatkan album teranyar mereka (penulis sudah bosan dg teman2nya yg penggemar U2 dan selalu mengatakan ini merupakan karya terbaik mereka), tapi bagi bukan penggemar saran penulis kalau anda selama ini menggagumi lirik2 cinta sebaiknya jangan membeli, tapi kalau anda menyukai lagu2 yg membangun dan penuh intrik serta keambiguan, sebaiknya anda membeli album ini terutama penggemar rock & roll.

Berikut ini adalah linknya untuk menikmati lagu2 mereka:
http://www.mediafire.com/?wmwzxjwlkyh

Apabila anda menyukainya jangan lupa membeli yg asli (original).
Terima Kasih....

Comic to Movie: V for Vendetta

Comic to movie: V for Vendetta

V for Vendetta
adalah film tahun 2006 yang ceritanya diadaptasi dari sebuah novel grafis berjudul V for Vendetta karya Alan Moore dan David Lloyd, yang menceritakan tentang seseorang yang berinisial "V" yang berjuang untuk menghacurkan rezim pemerintahan otoriter di Inggris.Film ini disutradarai oleh James McTeigue dan diproduksi oleh Joel Silver (salah seorang produser film tersukses di Hollywood) dan Wachowski bersaudara (Matrix Trilogi), yang juga menjadi penulis skenario dalam film ini.

Pemeran utama dalam film ini diperankan oleh Natalie Portman yang berperan sebagai Evey Hammond dan Hugo Weaving sebagai V, Stephen Rea sebagai Finch, serta John Hurt sebagai Sutler.

V for Vendetta mengambil latar belakang Inggris di era masa depan ketika berada di bawah kepemimpinan rezim yang totaliter. Hal ini bermula sesaat pasca-perang dunia yang menghancurkan berbagai negeri. Kekacauan , kelaparan, penyakit dan juga angka kematian yang tinggi ada di mana-mana. Hal ini akhirnya yang menjadi pembenaran bagi seorang politikus ambisius untuk meraih kekuasaan dengan menerapkan pola kekuasaan yang fasis. Semua dikontrol oleh negara, tak ada kebebasan sipil termasuk dalam berpendapat dan menjadi berbeda. Bahkan dikisahkan bagaimana seseorang dapat ditangkap hanya karena memiliki Al-Qur’an, menonton film, buku-buku sastra dan bahkan juga karya-karya seni dilarang.

Muncul individu yang menyebut dirinya V, dengan mengenakan kostum ala Guy Fawkes mulai melancarkan propaganda yang dikenal dengan istilah "propaganda by deed". V menyadari bahwa kesalahan suatu negeri memang tidak dapat ditudingkan begitu saja pada para birokrat dan politisi, karena bagaimanapun juga, para penguasa fasis tersebut bisa berada di kekuasaannya karena publik membiarkannya (dengan berbagai alasan, seperti ketakutan dan ketidak pedulian).

Versi film V for Vendetta banyak ketidak samaan dengan versi novel grafisnya (versi orisinil). Wachowski bersaudara tampaknya sengaja untuk tidak mengetengahkan apa yang secara eksplisit diangkat oleh Alan Moore, V yang dalam versi grafis menceritakan tentang seorang anarkis yang menentang pemerintah saat itu mengajarkan tentang bagaimana sebuah masyarakat tidak seharusnya dikuasai oleh sekelompok orang saja yang mencekokkan kebenarannya sendiri.

Nah bagi yang penasaran dengan komiknya silahkan mengunduh link ini:
Vol 01-05: http://www.mediafire.com/?lqyyzyxwtmy
Vol 06-10: http://www.mediafire.com/?kzujjyijont

Karya Alan Moore memang bukan untuk konsumsi dibawah umur, jadi bagi yang masih dibawah 17 tahun, mungkin harus berkali-kali membacanya agar lebih mengerti.

Agnes Monica - Sacretly Agnezious

Album - Musik

Agnes Monica - Sacretly Agezious

Album ketiga Agnes setelah hampir tiga tahun dari perilisan album kedua Agnes "Whaddup.. A" merupakan album yg memang pasti ditunggu oleh penggemarnya. Terdiri atas 10 lagu yg masing2 seimbang, 5 lagu ngebeat dan 5 lagu ballad. Lagu ngebeat seperti yg telah diketahui yaitu single kedua Agnes di album ini "Godai Aku Lagi" kemudian ada "Janji-janji" yg berkesan RnB rock, "Hanya Menunggu", "A.G.N.E.Z" dan "Shake it Off" yg berirama Hiphop RnB beat. Lagu ballad ada "Matahariku" dan "Teruskanlah" yg merupakan single pertama serta single ketiga di album ini, kemudian "Coz I Love You", dan "Rapuh" yg bernada sama dengan "Teruskanlah", terakhir terdapat "Berlebihan" merupakan lagu dengan vocal Agnes yg tidak memerlukan tenaga banyak dan irama slow beat terkesan jazzy.

Secara keseluruhan album ini memang enak didengar, kecuali untuk Rapuh dan Coz I Love You yg sedikit kurang. Kedua lagu tersebut terlalu mellow mengingatkan saya akan lagu-lagunya Rossa dengan iringan instrumen minimalis. Walupun begitu dalam hal vocal, Agnes memang MANTAB dan tidak dapat diragukan lagi. Hal inilah yg membuat album Agnes selalu saja ditunggu-tunggu, sehingga walupun sudah hampir tiga tahun baru merilis album terbaru, tetap saja menyita perhatian publik. Kekhawatiran bahwa tidak lakunya album Agnes yg terbaru ini tampaknya tidak perlu ditakutkan lagi. Apabila anda penggemar Agnes wajib membeli album ini, dan apabila bukan penggemarnya tidak ada salahnya membeli karena dijamin anda tidak akan menyesal membelinya.

Bravo Agnes!!!

Rekomendasi lagu selain single yang dikeluarkan: Janji-janji, Berlebihan, A.G.N.E.Z dan Hanya Menunggu.

berikut ini adalah tracklistnya:

01. Godai Aku Lagi
02. Janji-janji
03. Hanya Menunggu
04. Tersukanlah
05. Coz I Love You
06. A.G.N.E.Z
07. Berlebihan
08. Matahariku
09. Shake it Off
10. Rapuh

Dukung terus lagu-lagu Indonesia dengan membeli CD dan Kaset asli (original), termasuk album ini, jadi maaf tidak ada layanan untuk mengunduh album ini di Blog penulis.

Thursday, May 7, 2009

Utada - This is the One

Album - Musik

Utada - This is the One

Ini adalah album ke tiga Utada dalam bahasa Inggris. Album pertamanya Utada bukan bernama Utada tetapi Cubic U, keduanya Utada mengeluarkan album Exodus yg bernuansa elektro hiphop beat.

Dalam This is the One ini Utada mengingatkan kembali terhadap album versi bahasa Jepang yg pertama kali dikeluarkan, yaitu First Love. Aransemen yg sederhana namun indah dan tidak berlebihan, begitu juga dengan vocalnya mirip First Love - Heart Station, kadang2 mampu mencapai nada2 tinggi, kadang nada2 yg rendah. Bahkan untuk mengingatkan kembali album First Love, terdapat Automatic Part II yg merupakan Automatic English Version dengan nada yg lebih cepat dan ngebeat. Tetapi bukan berarti Automatic Part II merupakan lagu yg direkomendasikan ketika mendengan album ini.

Untuk keseluruhan album ini tidak sebaik yg saya harapkan. Agar lagu2 di dalam album ini lebih enak didengar harus didengarkan sesering mungkin, setelah itu maka akan dirasakan lagu2 di dalam album ini ternyata enak didengar.

Album yg sudah dirilis di Jepang pada tanggal 14 Maret baik secara Digital dan Physical, akan dirilis di USA dan Canada serta dalam versi Internasionalnya yaitu pada tanggal 12 Mei nanti.
Beruntungnya saya ketika teman ternyata sudah memiliki album ini dalam versi rilisan Negeri Jepang sana (imported) dan saya dipinjamkannya. Bagi teman2 yg juga ingin membeli yg asli bisa datang ke toko kaset di daerah bulungan - mahakam (toko kaset dan CD yg cukup besar) atau datang ke MTA.

Tetapi bagi yang ingin menunggu versi Internasionalnya tunggu sampai tanggal 12 Mei (itu pun kalau akan dirilis disini), yg cukup mengecewakan adalah versi Internasionalnya hanya ada 10 lagu. Lagu2 yg direkomendasikan adalah Come Back to Me, On and On, Merry Christmas Mr. Lawrence - FYI, Taking My Money Back dan Poppin'.

berikut ini adalah tracklist-nya:
# Title
01. "On and On"
02. "Merry Christmas Mr. Lawrence - FYI"
03. "Apple and Cinnamon"
04. "Taking My Money Back"
05. "This One (Crying Like a Child)"
06. "Automatic Part II"
07. "Dirty Desire"
08. "Poppin'"
09. "Come Back to Me"
10. "Me Muero"
Japanese bonus tracks
# Title
11. "Come Back To Me (Seamus Haji & Paul Emanuel Radio Edit)"
12. "Come Back To Me (Quentin Harris Radio Edit)"


Bagi yang ingin mengunduh silahkan buka link ini: http://www.mediafire.com/?zcnjl55ijqn

Tapi apabila teman2 suka, jangan lupa untuk membeli yang asli apabila dirilis di Indonesia. OK!

Terima kasih....


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Real Estate. Powered by Blogger